3 Tips Menolak Permintaan Anak
Moms, sadar atau tidak jika anak-anak kita banyak sekali yang diminta. Mulai dari makanan, mainan, atau kesukaan lainnya. Sebagai orang tua, kita selalu mau memberikan apa saja yang mereka minta. Namun tidak semua permintaan mereka baik untuk dituruti ya moms. Lalu bagaimana ya kita menolaknya secara baik?
1. Hindari Mengatakan "tidak boleh"
Saat dihadapkan pada anak yang merengek meminta sesuatu, moms secara refleks akan mengatakan "tidak boleh" dengan nada tinggi pula. Perlu diwaspadai moms, hal itu justru akan memancing emosinya anak Sebaiknya, moms menjelaskan alasan kenapa ia dilarang, misal "adik kalau makan coklat terus nanti giginya rusak", jangan lupa dibarengi dengan menatap matanya ya moms.
2. Memberikan Pilihan
Anak-anak mempunyai keinginan suatu hal yang kuat. Semakin kita melarang atau menolaknya maka ia akan semakin menginginkannya. Moms tentu ada rasa tidak tega jika tidak mengabulkan permintaannya. Nah, moms bisa memberikan pilihan atas permintaan anak yang dirasa kurang tepat. Misalnya, anak merengek meminta mainan gadget, moms bisa menolak dan memberikan pilihan dengan beberapa mainan edukasi. Lebih bermanfaat kan moms.
3. Membuat Kesepakatan
Akinat terlalu asik bermain, kadangkala membuat anak menjadi malas menyelesaikan pekerjaannya. Main dan main saja yang ia minta. Moms bisa menolaknya dengan cara membuat kesepakatan, misalnya boleh bermain tapi sesudah belajar. Kesepakatan yang moms buat dengan anak, akan melatih anak bagaimana cara menepati janji. Selain itu, anak juga akan terlatih untuk menyeselaikan kewajibannya.
Itu tadi moms, tips menolak permintaan anak. Jadi, tidak semua permintaan anak harus kita penuhi ya. Tetap kita sebagai orang tua harus mengarahkan dan mengendalikan apa saja yang menjadi permintaannya.
Selamat mencoba, Happy Mommy :)


Kalau bisa ditambahin satu lagi mom. SABAR dan banyak berdoa supaya dimudahkan Allah mendidik dan menjaga amanah.
BalasHapusAnak yang udah bisa ngomong bakal ngebalikin omongan kita, orang tua. Kalau ga sabar kita bisa merusak karakternya juga. Ini pengalaman saya.
Anak saya dilarang megang hape tapi ketika saya lagi pegang (karena ada orderan masuk atau musti jawab pertanyaan) anak langsung protes. Dan omongan kita ke anak dibalikin.